BagusKrsitomoyo Blog

NOW OR NEVER

Harapan Untuk Kalian

Posted by kristomoyo on 15 Maret 2011

gara-gara status dari katri yang dia baca note-note tentang perjalanan website smasa, jadi ada ide buat tulisan ini.

untuk adik-adikku SOC kelas x dan xi……
Sudah hampir 3 tahun setengah sejak kemenangan website smasa di ajang ict award 2007. ya, sekarang sudah Maret 2011. Cukup lama ternyata aku (kenapa aku sebut aku, karena semua teman seangkatan denganku (indah,bryan,arga,wiily,vita) sudah lama tidak terlibat jauh dengan web mungkin hanya indah dan willy yang masih komunikasi sama aku). Entah mengapa, terkadang rasa bosan itu pasti ada.

Jujur, Juli 2010, aku bener-bener optimis dengan tim website ini, dari segi pendaftarnya dari siswa baru cukup banyak. Sedikit mengobati tahun sebelumnya yang harus ‘terpaksa’ hanya tinggal sekitar 5 orang setelah ditinggal beberapa yang memasuki percepatan.

Mungkin belum saatnya SOC, memiliki anggota yang begitu banyak dan aktif. Dengan berjalannya waktu banyak yang mencari ke”eksisan” lain diluar SOC dan meninggalkan SOC. AKu bener-bener paham perilaku anak SMA, hanya ada satu hal, ingin diakui oleh lingkungannya (bagi yang masih SMA, bener kan kata-kata ini?hayo?).

Dengan jumlah yang berkurang hampir 2/3 membuat hubungan antar anggota lumayan deket. ya saat ini mungkin sekitar 15orang, untuk kelas x-nya. Sebenarnya aku secara pribadi bener-bener berharap banyak dari angkatan 2010 ini, jujur aja kemampuan kalian melebihi perkiraanku sebelumnya dan seharusnya bisa berkembang jauh lebih baik dari yang ada hingga saat ini.Aku berharap di pundak kalian lah nantinya ada perubahan yang bener-bener luar biasa, karena yang melakukan perubahan adalah orang-orang muda yang penuh ide, kreatifitas , keinginan, dan kerja keras.

Setidaknya, aku masih bisa tersenyum ketika melihat kalian masih mau bersusah-susah payah untuk liputan dan kumpul. walau saat ini, sudah mulai banyak yang hilang buat jurnalis dan grafis. aku salut sama beberapa orang yang belum berprestasi tapi punya keinginan dan kerja keras untuk maju. Campur aduk perasaan ini, ketika lihat yang datang cuman sedikit. Apa ada yang salah?

Mungkin memang aku yang salah. Sudah saatnya kalian bisa mandiri dan bangkit. Tidak terus bergantung kepada aku, febrian ataupun alumni yang lain. Maju tidaknya web, itu karena kalian bukan kami. Yang banggapun bukan kami, tapi kalian. Entah sampai kapan aku masih bisa seperti ini, semakin lama “Gap” antara aku dan kalian yang baru juga akan makin besar. Aku berharap, kelas x dan xi saat ini bisa menjadi titik balik dari semuanya.

Banyak hal yang terjadi diluar SOC,banyak kemungkinan yang bisa terjadi. SOC bukan Pak Fajar,Aku,Febrian ataupun yang lain. Tapi SOC itu kalian. Ya, kalian. Aku berharap apapun yang nanti terjadi kalian akan menjadi sebuah keluarga bukan sebagai sebuah ekstrakulikuler. Tak ada yang pernah akan menduga SOC akan bisa seperti ini, dan tak ada yang tau pula akhir dari SOC, Karena aku yakin, segala sesuatu pasti ada masa tersendiri.

Penutup :
aku gak tau sampai kapan aku bisa terus membimbing SOC. Yang pasti, ada atau tidak ada Pak Fajar,Aku,Febrian ataupun yang lain, kalian tetap bisa menunjukan bahwa kalian mampu. aku percaya kalian mampu, dan satu hal yang kalian harus ingat “Tak ada hal yang tak mungkin jika kita ingin dan berusaha”. Semoga kalian bisa meneruskan segala sesuatu yang sudah dirintis dan dikembangkan sampai saat ini. Semuanya ada di tangan kalian. Mau maju lalu berusaha dan sukses, atau mundur dan tak pernah mencoba.

“Hal yang tidak bisa kita dapatkan lagi adalah waktu. Jadi pergunakan waktu kalian sebaik mungkin agar tidak ada penyesala yang terjadi” - unknown

“Lebih baik gagal karena sudah berusaha daripada hanya berdiam diri” - unknown

Posted in Lain-lain, Sharing | 5 Comments »

Sesalku (end)

Posted by kristomoyo on 24 Februari 2011

Jadiannya Dian dengan cowok lain dari sekolah lain membuat Satriya kecewa. aku udah berusaha buat lakukan yang terbaik buat Dian, tapi nyatanya dia lebih milih, cowok lain. Padahal kan setiap orang berhak dapat kesempatan kedua untuk memperbaiki diri cetusnya. Walau begitu perasaan Satiya tidak berubah sedikit pun kepada Dian, walau dia juga beberapa kali dekat dengan beberapa cewek.

Gak sampai 2 bulan, Dian putus dengan pacarnya itu. Satriya yang tau akan hal itu, kembali mencoba mendekati Dian kembali, bahkan mungkin pada saat ini itulah mereka benar-benar dekat, bahkan Satriya beberapa kali bertemu dengan mamanya Dian, waktu mengantar pulang Dian atau menjenguk tantenya Dian yang sedang sakit. aku gak bakal lupa waktu jenguk tantenya, sikapnya Dian, mamanya dan juga tantenya. Baru kali itu aku dapat sikap yang begitu baik dari keluarga seorang cewek.ujar Satriya tentang kenangan yang gak akan dia lupakan tentang Dian.

aku sendiri gak bisa lupa waktu acara Sandhy Sandoro itu, waktu mas Satriya habis dari Malang, dibela-belain ke acara itu dan nganter aku pulang walau itu jam ½ 2 pagiungkap Dian.

Walau mereka cukup dekat tapi tetap saja ada suatu hal yang aneh diantara kedua. Dian yang cenderung gengsi dan cuek, sedangkan Satriya yang terkesan pasrah terhadap Dian, membuat hubungan mereka sedikit menggantung, walau mungkin tanpa mereka sadari, bahwa mereka memiliki perasaan yang sama,

Tanpa sebuah kejelasan diantara mereka, di saat yang sama datang cowok yang mendekati Dian, dan hanya dalam waktu 6 bulan mereka kenal, cowok itu mampu meluluhkan hati Dian. Mereka akhirnya pun jadian. Mengetahui Dian kembali berpacaran dengan cowok lain, membuat Satriya kembali terluka. Tekadnya untuk dapat melupakan Dian dengan dekat beberapa cewek selalu kandasa karena hatinya memang masih sangat menyayangi Dian.

Sebulan setelah jadian dengan pacar barunya, Dian merasakan ada yang hilang dari kehidupannya, sosok Satriya yang selama ini ada untuk dia sudah mulai menjauh menjauhinya. Dian baru merasakan sekarang, bahwa dia memang sayang Satriya, tapi dia gengsi untuk mengakuinya, terlebih dia saat ini sudah memiliki cowok. Bodohnya aku kenapa aku baru menyadari sekarang, saat aku sudah memilih orang lain. Aku sayang Satriya, tapi Rio juga butuh aku. Aku gak bisa ninggalin Riocurhatnya tentang dilema perasaannya kepada Satriya dan Rio.

Esoknya setelah dia cerita tentang permasalahannya, Dian memberanikan untuk berterus terang kepada Satriya, Satriya pun terkejut dengan kejujuran Dian. Bagaimanapun Satriya juga gak ingin menjadi orang ketiga diantara mereka, Dian pun tetap pada pilihannya untuk menjalani kisahnya bersama pacarnya yang baru, walau pada saat itu mereka berdua tahu, MEREKA SALING MENYAYANGI.

Satriya dan Dian kembali menjauh dengan kehidupan pribadi mereka masing-masing, walau masih sering ketemu ketika ekstrakulikuler. Ya, tentunya ada saat dimana Satriya ataupun Dian mencuri pandang satu sama lain, bahkan beberapa kali Satriya melakukan beberapa hal hanya untuk membuat Dian tersenyum atau senang.

Apa yang dilakukan Dian ternyata tidak terbalas dengan baik oleh pacarnya. Pacarnya menduakannya dengan cewek lain. Siapa yang tidak marah dan kecewa orang yang sudah disayangi . Di lain pihak, Satriya yang sudah menunggu 1 tahun, sedang dekat dengan seorang cewek. Ya, boleh dibilang dengan cewek yang sedang dekat ini, dia mulai bisa melupakan Dian, walau sebenarnya di dalam hatinya, dia masih menyayangi Dian.

Kedekatan Satriya dengan Ina, terkadang membuat Dian cemburu dan badmood. Dian gak berubah, dia tetap masih gengsi untuk mengakui perasaannya, aku sendiri udah mulai terbiasa, dan emang ina, memberikan perhatian yang aku butuhin. Ya semoga aja yang terjadi yang terbaikujarnya ketika ku Tanya bagaimana hubungannya dengan Ina dan Dian. Keadaan stagnan bagi Dian dan Satriya, berlangsung hingga 3 bulan, dalam waktu tersebut Satriya semakin dekat dengan Ina, hingga akhirnya Satriya berani mengungkapkan perasaannya ke Ina, tetapi dengan halus Ina, menegaskan bahwa ia hanya menganggap Satriya sebagai best friend. Tidak lebih dan tidak kurang. Walau harus mengalami kenyataan bahwa rasa sayangnya ke Ina tidak terbalas secara nyata oleh Ina, tapi mereka tetap berkomunikasi.

Sebenarnya dalam hati kecil mungkin aku masih sayang Dian, tapi sikapnya yang gak terbuka dan gengsi untuk mengungkapkannya ke aku yang buat aku bersikap biasa ajakata Satriya ketika ku sarankan untuk mendekati Dian kembali. Menurutku, bagaimanapun perasaan sayang yang sudah dengan iklhas mau menunggu satu tahun lebih dan melihat Dian berpacaran dengan cowok lain sebanyak dua kali bukankah sebuah sikap dan perasaan yang patut diapresiasi dan berhak mendapatkan kesempatan untuk bisa membuktikan bahwa perasaan Satriya ke Dian tulus.

aku sama Satriya udah jarang komunikasi, aku juga bingung sendiri dengan perasaanku. Tapi aku juga gak bisa liat dia deket sama cewek lain.Apalagi aku juga cewek, gak mungkin juga aku yang mulai komunikasi.ungkap Dian ketika ku tanya tentang perasaannya kepada Satriya. aku juga menyesal kenapa aku dulu tidak memilihnya disbanding mantanku yang gak tau diri itu kata terakhir yang Dian ucapkan sebelum pulang dari esktrakulikuler ketika bertemu denganku.

Siapapun pasti menyesal telah melakukan kesalahan dalam memilih di hidupnya. Tapi bukan berarti kita tidak bisa memperbaikinya. Masa lalu memang tidak bisa kita ubah, tak satu pun yang dapat melawan waktu yang berjalan secara linear dan tidak bisa diputar. Gengsi dan ketidakterbukaan Dian terhadap Satriya-lah yang membuat mereka tidak bisa seperti dulu lagi, kalaupun akhirnya Dian bisa sedikit lebih terbuka, giliran Satriya yang harus membuktikan, apakah perasaanya masih sebesar seperti 19 Desember 2009.

19 Desember 2011 , Pizza Hut, Tunjungan Plaza

Kenalin ini, Dewi, pacarku yang sekarangkata Satriya, sambil memperkenalkan Dewi kepada kami . aku memang tidak sendiri, ada Dian, Pak Agus, Adi, dan juga Renni. Satu per satu dari kami bersalaman dengan Dewi. Ketika Dewi bersalaman dengan Dian, hati kecil Dian menangis. Semua berawal dari 2 tahun yang lalu, dan harus berakhir ditanggal, tempat , dan orang-orang yang sama. jaga dia ya mbak, dia cowok yang baik ujar Dian lirih kepada Dewi. Dian beranjak dari restaurant, setengah berlari menuju lobby, dimana kedua orang tuanya telah menjemput. Semoga kamu bahagia ya mas, dengan dia. Sampai kapanpun kamu akan selalu di hatiku. Dan aku menyesal dulu telah menyakitimukatanya dalam hati, bersama dengan itu air mata membasahi pipinya.

Posted in Cerpen | Tagged: | 1 Comment »

Sesalku ( Part 1)

Posted by kristomoyo on 23 Februari 2011

Tulisan ini terinspirasi dari kisah hidup seseorang. Tentunya tulisan ini semuanya nyata tapi juga ada sedikit tambahan. Tulisan ini aku tulis dalam sudut pandang aku sebagai sahabat dari kedua tokoh utama, Satriya dan Dian.

Satriya, seorang cowok berumur 19 tahun. Ia baru saja masuk bangku kuliah di jurusan komputer di sebuah universitas swasta di kota tinggalnya. Sewaktu SMA, dia pernah menjadi ketua organisasi ekstrakulikuler di sekolahnya saat itu.Di bawah pimpinannya, ekskul itu berkembang. Setelah lulus, cowok yang hoby fotografi ini, diminta oleh pembina ekskul tersebut untuk memberikan materi.

Tahun ajaran 2009-2010 pun dimulai, hiruk pikuk siswa baru pun terjadi.Tentunya masuk ke lingkungan baru membuat siswa baru tahun itu mendapatkan materi-materi tentang dunia SMA dan juga tentang sekolah baru mereka. Tak lupa mereka mendapatkan kesempatan untuk melihat demontrasi ekstra yang ada. Di saat inilah, Satriya memandang Dian. Yang membuat hatinya bergetar, setelah putus beberapa waktu sebelumnya sama pacarnya yang lama.

Hari demi hari,timbul perasaan lebih dari dari Satriya ke Dian. Tapi apa boleh buat, Satriya mengetahui bahwa Dian sudah mempunyai pacar di sekolah lain. Di satu sisi hatinya juga masih terdapat Maya, mantan pacarnya yang putus beberapa bulan sebelum penerimaan siswa baru tahun 2009-2010.

Pendaftaran ekskul sudah dilaksanakan, dan seperti yang sudah ditebak, Dian memilih utuk bergabung di ekstrakulikuler jurnalistik dan fotogarfi. Setiap hari sabtu, Satriya mampu melihat wajah cantik dari Dian. Walau begitu, Satriya hanya bisa memandang dari jauh. Tau kenapa? Ya karena saat itu Dian masih memiliki pacar yang sudah jadi sejak SMP (duduk di bangku SMP aja udah pacaran apalagi udah jenjang yang lebih tinggi).

19 Desember 2009

Setelah ekskul, Pak Agus (pembina ), mengajak aku, , Satriya, Dian dan Adi (keduanya siswa baru yang bergabung dalam ekskul) ke sebuah mall. Nah, saat itu lagi ada film Avatar (film yang kini menjadi film terlaris sepanjang masa mengalahkan Titanic). Sebelumnya nonton, kami ber-enam (dating seorang anggota ekskul, bernama renni yang cumin ikut makan).

Yap, seperti tutur Satriya sejak saat itu (19 desember 2009) Aku bener-bener menaruh hati kepada Dian. Entah sebuah kebetulan atau tidak, belum sebulan (pada saat itu) Dian putus dengan pacarnya.

Sejak saat itu, Satriya dan Dian semakin dekat. Beberapa kali pun mereka berdua keluar bersama, tentunya bersama anggota yang lain.Di sisi lain, juga ada seorang cowok, seangkatan dengan Dian yang juga mendekatinya, Romi. Satriya lebih sering memberikan perhatian kepada Dian, begitu juga sebaliknya,Dian hanya menganggap Romi sebagai teman curhat dan tidak lebih.

Satriya pun memberikan oleh-oleh ketika ia habis berlibur ke kota gudeg. Tentunya, hal ini membuat Dian senang.

Di lain pihak, Dian juga semakin dekat dengan Romi, bahkan teman satu sekolah mereka sudah menebak bahwa mereka punya hubungan lebih. aku sama dia itu cumin temen biasa aja mas, lagipula si romi juga udah suka sama Renni, jadi gak mungkin lah suka sama akuujar Dian ketika ku tanyai tentang hubungannya dengan Romi. aku juga belum tau perasaanku ke mas Satriya. Aku nyaman sama dia, tapi aku belum bisa sepenuhnya ngelupain mantankutambahnya ketika aku Tanya tenatng perasaannya ke Satriya.

Semua berubah ketika Satriya bilang tentang semua perasaannya kepada Dian, juga tentang masa lalunya yang sempatbermain hati dengan orang lain ketika masih berpacaran dengan mantannya dulu. Dian sendiri masih bingung dengan perasaannya, ditambah pula dengan sebuah kenyataan bahwa cowok yang mendekatinya pernahbermain hati. Banyak hal yang berkecamuk dalam pikiran Dian, Di satu sisi dia menemukan seseorang yang saat ini baik kepadanya, tapi di sisi lain orang tersebut pernah melakukan kesalahan seperti itu, bagaimana jika dia juga melakukannya padaku? Rasa trauma terhadap sosok yang menyayanginya masih membekas di hatinya.

1 bulan berlalu, hubungan Satriya dan Dian mulai jauh. aku sangat takut klo mas Satriya melakukan hal yang sama ke aku, cuman mainin aku, apalagi aku masih trauma dengan yang namanya pacarankata Dina, ketika dia ku Tanya tentang kelanjutan hubungannya dengan Satriya. lagipula aku juga lagi deket dengan seorang cowok dari sekolah lain, kayaknya sih dia suka aku mas (sama wajah agak ke-GR-an). Di sisi lain, Satriya sedikit terpukul tentang sikap Dian kepada, walau dia menyadari tidak ada yang bisa dirubah dari masa lalunya yang sudah sempat bermain hati. ya aku akan tetep berjuang aja, entah kenapa perasaanku ke Dian begitu besar, walau aku deket sama beberapa cewek tapi gak pernah jadi soalnya yang aku sayang cuman Diancerita Satriya kepadaku tentang perasaannya.

Tak disangka, beberapa hari setelah Dian dan Satriya curhat, Dian sudah jadian dengan cowok lain dari sekolah lain. Romi pun yang dikabarkan dekat dengan Dian juga sudah jadian dengan Renni, cewek yang sudah dikejarnya hamper selama 6 bulan. Bagaimana dengan Satriya?Apa dia akan tetap menunggu Dian?atau Melupakan Dian ?

Bersambung ke bagian 2

Note : Mohon komentarnya. Tentang apa aja. alur cerita,bahasa atau apapun.

Posted in Cerpen, Review | Tagged: | 1 Comment »

A rainbow in my life (1)

Posted by kristomoyo on 11 Januari 2011

Entah kenapa aku baru menyadarinya tak lebih dari 2bulan setelah tulisan ini aku publish..aku kenal kamu udah lama..ya, sekitar 2taunan lebih..cuman entah baru skrg terlintas di benakku..

Gak tau gimana awalnya, kita beberapa kali komunikasi. Sosokmu, yang unik bener-bener jadi inspirasi buatku, yang habis ‘terhempas’ karna sebuah masalah. Masalah itulah membuat hidupku bener-bener berubah total.

Dari cuman sekedar smsan biasa hingga cerita tentang masa lalu masing-masing. Jujur, waktu kamu ultah aku gak tau, aku tau aja dari mention seorang temenmu ke kamu. Betapa bodohnya aku, dalam benakku. Moment itu gak akan aku lupa.

Sosokmu yang menurutku rajin dan mandiri, benar-benar menginspirasi aku. Yap, aku bias sedikit demi sedikit bangkit karena lihat semangat belajarmu. Sadar atau gak, kamu udah buat semangat baru dalam hidupku, walau mungkin kamu gak menyadari ya.

Aku masih ingat, waktu kamu berbicara tentang sebuah pelangi “rainbow is beautiful but untouchable ”, hmm..kata-kata itu masih aku ingat sampai saat ini. Sebuah perumpamaan yang kamu kasih ke aku, secangkir teh hangat di pagi hari. Hmmm..aku pikir, itu sebuah parable yang cukup bagus, versiku sih. Hehehe..entah klo versimu.

Suatu hari setelah, keluar bareng sama beberapa orang, waktu itu aku bilang pinjem uangmu dulu beberapa puluh ribu, hehe..karena kurang sih, dalam perjalanan pulang, aku kembaliin tapi tetep aja kamu gak mau. Ya, udah terpaksa aku ajak kamu ke bakery kesukaanmu, dan beli pudding kesukaanmu. Yang lucu itu, mimic wajahmu. Jadi pengen ketawa klo inget kejadian itu. Satu hal yang setelah saat itu aku tau, kamu tipe orang yang mandiri dan ‘lebih’ memilih memberi.

Moment kedua yang gak mungkin aku lupa, setelah datang ke sebuah acara. Hmmm..status twittermu beberapa jam sebelum acara, tentang cokelat. Sepulang dari acara itu, mampir ke sebuah bakery cokelat, sempat khawatir kamu bakal marah sih sebenernya, cumin aku sedikit paksain aja..hehe..maaf ya J , Satu hal yang aku gak akan lupa, kembali mimik wajahmu (waktu itu malah cemberut) buat kamu makin lucu. Aku yakin, pegawai bakery itu pada liatin mukamu yang lagi cemberut itu. Satu hal lagi aku tentangmu, kamu penggemar pudding dan cokelat

To be continued

Posted in A Rainbow In My Life | Tagged: | No Comments »

Seconhand Serenade Concert with miralda, febrian, laras

Posted by kristomoyo on 10 Januari 2011

Berawal iseng ke TP untuk jalan-jalan sama Febrian dan Katri (nih anak gak bisa ikut gara-gara gak boleh..kasian banget..Nanya ke Disc tarra tiket Secondhand, ternyata udah habis..gak ilang akal, kita nyari ke Event Organizer. Dan akhirnya dapet tiket yang diinginkan..

09 Januari 2011, sesudah personilnya lengkap (aku, febrian, bella, laras) langsung berangkat ke Gramedia Expo. Untung aja, sampe sana jam 6 malem dimana, masih bisa parkir dalam gedung. Setelah menunggu hingga pukul 7, akhirnya bisa masuk ke venue.

Gambaran venue cukup sederhana, panggung yang minimalis, backdrop yang cukup sederhana, dengan dilengkapi 2 layar besar disamping kanan kiri, dari panggung. Kualitas sound cukup bagus. termasuk untuk lightning yang cukup bagus untuk konser seharga sekitar 200 ribu ini.

Hal yang aku sayangkan adalah pemberian rokok di pintu masu. Memang sih, sponsor utamanya rokok, cuman ya hargai dong yang tidak merokok. Setelah menunggu hampir 1 1/2 jam, akhirnya ada check sound terkahir dari pihak Seconhand Serenade. Padahal , aku kira masih ada opening performance dari band ataupun dancer. Satu hal yang paling gak bisa diterima adalah gak boleh bawa kamera DSLR. Peraturan yang sedikit merugikan peonton.

“You and I” menjadi lagu pembuka penampilan John Vesely dan Band. Hmm..lagu yang sedang sering diputar dibeberapa radio ini mampu memeriahkan suasana. Sayang penonton yang bertubuh tinggi, yang ada di depan membuat pemandangan tidak nyaman (hahaha..derita memiliki tinggi tubuh gak tinggi).

Diantara lagu-lagu yang dibawakan aku hanya tau , “You and I”, “So Long”, “Awake”, “Something More”,”Maybe”, “Your Call”, “Fall for You” untuk lagu yang lain emang pernah denger cuman gak terlalu hafal..hehe..

Moment yang paling ditunggu sebenarnya waktu lagu “Your Call” dimana, penonton yang membawa pasangan mereka (klo bawa se..hehehe :) ) banyak yang pada pelukan. Terlebih pada bagian reffnya : ” I was born….To tell you I love you..”, pasti romantis deh waktu pada pelukan, si cowok bisikin kata-kata itu ke si cewek (bermimpi mode on, habis jomblo sih :) )

Lagu lain yang membuat penonton benar-benar ikut hanyut adalah “Fall for You”. Kali ini sih, banyak yang nyanyi dibandingin pelukan.hehehe..Gak terasa, sudah selesai, Keluar dari Gramedia expo sendiri perlu waktu kurang lebih 30 menit sendiri karena banyaknya yang berubut untuk keluar.

Kami berempat pun gak langsung pulang, tapi (pengennya) ke mcd basra dulu, apa daya, antrian yang begitu panjang buat kami menyerah dan ‘berpaling’ ke ronde jl. biliton, setelah memesan minuman hangat yang mengandung jahe (untuk menyembuhkan suara yang serak gara-gara ikutan nyanyi). Tujuan akhirnya tentunya pulang ke rumah masing-masing.

Thanks to Febrian, yang udah mau nukerin tiket, yang nyetir dan juga bayarin makan

Thanks to Laras, yang juga udah mau ikut

Thanks to Bella, yang juga udah mau ikut

Great Night with Performance from Seconhand Serenade

Posted in Lain-lain | Tagged: , , , | No Comments »

Kehilanganmu…

Posted by kristomoyo on 9 Desember 2010

Mungkin itu kata yang tepat setelah 6 tahun 3 bulan 6 hari kita lalui bersama. entah berapa bulan waktu itu yang harus ku lalui hanya untuk bisa mengiklhaskanmu dengan pilihanmu.

Tak perlu banyak orang tau, apa yang terjadi. biarlah emang ini yang kita jalani.Sebuah kehilangan besar, kehilangan orang yang suda 6 tahun selalu mensupport aku. akupun tau, semua ini memang kesalahanku semata yang gak bisa menjadi yang kamu inginkan. Aku minta maaf. Saat ini, kamu sudah mempunyai seseorang yag jauh lebih baik daripada aku, semoga kalian bahagia

24 Januari 2004 , Kita komitmen untuk menjalani hubungan ini

1 , 2, 3 hingga 6 tahun pun kita lalui

April 2010

Kamu memutuskan untuk mengakhiri semua. Tak ada penjelasan yang benar-benar masuk akal, yang akhirnya beberapa bulan kemudian aku baru mengetahui semua. ya, semua yang kamu belum ceritakan ke aku

Mei - November 2010

Sebuah keputusan besar harus ku ambil, ya aku mengiklhaskanmu dengan orang yang kamu pilih dan tentunya itu lebih baik dari pada aku..

Entah sampai kapan aku harus belajar, ya belajar dengan tulus bisa mengiklhaskan semuanya

Semoga kamu bahagia dengan pilihanmu :)

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

1 Year for New Spirit

Posted by kristomoyo on 9 Desember 2010

ya, 1 tahun lebih rasanya tidak membuka blog ini..entah mengapa, ada perasaan yang timbul ketika membuka blog ini..dan saya merasa saatnya untuk kembali melakukan sebuah rutinitas yang dulu pernah saya lakukan..ya, blogging.

Banyak hal yang sudah terjadi dalam 1 Tahun ini, bahkan mungkin tahun 2010 merupakan tahun yang cukup berat bagi saya, dari banyak aktifitas hingga harus merasakan kehilangan seseorang yang sangat saya sayangi selama 6 tahun. yap, saya telah kehilangan dia.atau lebih tepatnya, kehilangan seorang pacar ataupun kekasih

Dalam tulisan, come back, saya ini tidak akan membahas lebih jauh, karena saya memang menemukan sebuah semangat baru untuk ngeblog..gak tau kenapa, rasa itu datang lagi..mungkin lebih tepatnya, timbul setelah mati suri.

Posted in Sharing | No Comments »

Semangat Baru setelah, 6 bulan Gak Ngeblog

Posted by kristomoyo on 29 Oktober 2009

hmm..mungkin sudah lama banget aku gak ngeblog..sampe-sampe aku dah lupa password blog ini. Kenapa bisa menghilang?mungkin karena demam Facebook yang beitu besar jadinya males banget buka FB.. Tapi kejadian kemarin malem bener-bener membuat semangat ini tumbuh lagi…

28 Oktober 2009, Setelah dalam 1 hari melewati 2 kuis (Mata kuliah Komputasi Numerik dan Sistem Operasi), Jam 18.45, Pak Fajar Oktobriarto mengirim YM..katanay aku diajak untu ketemu sama Mas Karmin Winarta, Perwakilan Blogdetik.com Jakarta yang kemarin hadir ke Suraaya unutk melihat langsung acara Indonesia Satoe yang diselenggarakan di SMAN 1 Surabaya.Malam itu aku dan Pak fajar ketemu Mas Karmin, dan 2 orang dari detikforum di Royal Plaza.Perbincangan saaat itu cukup santai diwarnai dengan joke-joke yang natural, hingga Mas Karmin memanggilku “Pak Bagus(Mas aku masih muda loh, jangan panggil kayak gitu…hehehe..kan emang kau masih muda, belum lulus kuliah)” punya blog gak?” ya dengan berat hati aku jawab dengan jujur bahwa blog ku gak aktif..Beliau menyarankan untuk aktif lagi ngeblog..hmmhmm..Boleh juga pikirku..

Semalaman aku teringat-ingat perbincangan dengan Mas Karmin, Orangnya yang sangat kalem dan halus(cara bicaranya) membuat semangat untuk ngeblog tim,bul lagi..Dan aku bener-bener gak mau unutk gak NGEblog lagi karena emang dengan gini bisa menyalurkan kemampuan menulisku yang gak terlalu bagus..

Thanks to:Pak fajar,Mas Karmin Winarta

Semoga Semangat ini tetap terjaga….

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

Liburan

Posted by kristomoyo on 15 April 2009

Akhirmya ada waktu juga untuk menceritakan liburan kemarin ditengah-tengah UTS yang sedang aku alami. itung-itung sebagai refreshing lah..masak belajar terus…hehehe..Ya mudah-mudahan UTS yang tinggal 3 hari bisa kulalui dengan baik dan bisa mengahadapi praktikum hari minggu besok..

Liburan yang kuceritakan merupakan liburan kemarin waktu kemarin pemilu dan paskah. Siang hari setelah contrengan yang katanya carut-marut, aku dan keluargaku ditambah dengan kedua om ku berangkat berlibur ke Lamongan, maunya siey ke WBL. aku yang diajak sebenernya gak terlau suka ke sana, tapi mau gimana lagi. Sampe sana WBL yang sudah amat crowded jadi tambah crowded lagi dengan kedatangan rombonganku. kedua omku masuk ke WBL bersama kedua  adikku dan yang masti mereka bermain. aku sih gak masuk, bosen dengan isinya yang begitu-begiti saja.Akhirnya aku dan orangtuaku mencari hotel di sekitar situ. Tempat yang kami inginkan ada di Tanjung Kodok resort. Ketika kami tanya, ternyata sudah fool booked semua hingga hari minggu bahkan untuk resort yang harganya sampai 2juta rupiah sudah full booked.

Karen udah penuh dan mencari penginapan yang layak juga gak ada, ya udah kami pun menuju TPI(Tempat Pelelangan Ikan) di Brondong yang saat itu menunjukan pukul 2 siang sehingga hasil laut sudah tiba di pelabuhan tersebut. Pertama menjejakan kaki di pelabuhan, bau yang tercium sangat amis, ya jelas karena banyak ikan laut.hehehe..setelah melihat-lihat ikan yang sangat banyak,sangat besar dan harganya sangat murah kami membeli beberapa kilo cumi-cumi,ikan tongkol,kakap merah.banyak juga ya..(maaf untuk foto belum bisa aku upload tapi ntar pasti aku upload). setelah itu kami kembali ke WBL dan menunggu kedua om ku dan adikku.

Setelah selesai bermain, kami semua memutuskan untuk menginap di Tuban, yang saat itu masih berjarak sekitar 30 km dari WBL. Sesampainya di tuban kami muter-muter dulu cari hotek, habisnya gak da yang tau..

Setelah sekian lama mencari akhirnya kami mendapatkan sebuah hotel yang cukup bagus yaitu Tuban Resort yang berjark sekitar 1 km dari alun-alun Tuban. Setelah masuk hotel, mandi kemudian keluar untuk makan(soalnya kalo makan di hotel kan pasti mahal banget). Setelah muter-muter dan tanya kesana kemari maka saat itu rombongan kami makan nasi goreng yang dimasaknya pake arang dan sabut kelapa(kalo gak salah).hua…rasanya beda banget sama nasi goreng yang ada di Surabaya. Tak cukup satu porsi, kau pun membungkus satu porsi lagi habisnya porsinya lumayan sedikit untuk ukuranku.

Setibanya dari hotel, yang lain pada tidur, kau dan om ku memutuskan untuk jalan-jalan dan ke pantai, angin yang kencang dan keadaan yang sunyi di tepi pantai begitu enak…hingga tertidur di mobil..hahaha..jam 11 malam dibangunkan oleh seorang peronda malam dekat pantai, dikirain lagi berbuat yang tidak-tidak..hehehe..balik lai deh ke hotel bersama om ku..

Esok harinya, ya seperti liburan biasa aja. Makan pagi di restorant hotel (karena dapar kupon makan..hehe) terus dikamar aja, habisnya capek..Setelah Check Out rombongan kami menceri warung yang katanya sangat terkenal dan khasnya Tuban,yaitu Rajungan(semacam kepiting tapi tubuhnya lebih lunak) karena yang suka makanan ikan laut gak terlalu banyak, makanya cuman pesen sedikit. Dan ternyata bener-bener khas, gimana gak, semua masakannya dari Rajungan(dibumbu kare), Cumi-cumi(digoreng dan diberi kuah seperti semur), dan Asam-asam ikan laut SANGAT AMAT PEEEEUUUDDDEESSS SEKALI..(gak hiperbola loh tapi emank gitu kenyataannya)

Setelah selesai makan, ku tanya ke penjualnya”pak apa ada yang gak pedes kayak gitu?” dan jawaban yang kudapat”mas, ya itu emank sudah menunya klo gak mau ya udah”…hua, padahal kan cuman nanya aja kok sampe sewot gitu ya…Puas makan makanan khas yang menyiksa bibir tersebut rombongan kami pulang…

Huh..padahal belum puas liburan…but i’m very happy…

Posted in Tak Berkategori | 1 Comment »

Pemilu dan Libur Panjang

Posted by kristomoyo on 8 April 2009

ehm…karena libur yang lumyan panjang sudah menjadi tradisiku unutk pergi ke jombang, sebuah kota dimana kedua orangtuaku dan kedua adikku tinggal.Di surabaya siey cuman sebagai anak rantau walaupun juga ada kakek dan nenek di surabaya.

Setelah pulang kuliah siang tadi, aku langusng pulang ke rumah kakek, kemudian pergi ke terminal Bungurasih untuk ke jombang. Naik Bus damri yang dilengkapi AC. tapi tetap saja harus berdiri, karena yang naik BUS tersebut hampir 60 orang. Yang jelas ini karena efek libur panjang yang ditetapkan oleh pemerintah. uwh..sesak seklai harus berjubelen apalagi bau keringat beberapa orang yang menyengat ditambah adanya AC sehingga semua orang di dalam BUS dapat menghirup “bau” tersebut.

Sesampai di bungurasih, masuk ruang tunggu kemudian cari BUS ekonomi(maklumlah anak kos) tujuan jombang. Dan lagi-lagi budaya orang indonesia belum berubah. Gimana gak, paara kernet dan kondektur berebut penumpang..sebel rasanya jadi barang tarik-menarik antar kondektur.

Akhirnya naik Bus Jaya, yang awalnya kosong hanya dalam wktu kurang dari 5 menit sudah terisi penuh bahkan sudah ada yang harus berdiri. tak sampai 10 menit, BUs meninggalkan terminal. Sampainya di Medaeng(bagi yang tidak tau, medaeng merupakan tempat di luar terminal yang sering dipake para calon penumpang bus untuk menunggu). Tadnya Bus yang sudah penuh, bertambah sesak saja dengan kehadiran beberapa penumpang. Sudah penuh dengan orang mana ada seorang penumpang yang membawa alat pancing.emanknya mau mancing ya pak…hehehehe

Tal lebih dari 1 jam aku sudah sampai di mojokerto, penumpang Bus bertambah banyak. Bahkan untuk kondekturnya saja hampir tidak cukup untuk melewati kerumunan penumpang yang berdiri. 1 jam kemudian sampai di tempat tujuan. tapi apa yang terjadi??

aku tidak bisa keluar karena banyaknya penumpang yang berdiri, akhirnya aku turun 1km lebih jauh dari rumahku.dan yang pal;ing menyebalkan uangku tadi terjatuh ketika melewati kerumunan penumpang. sudah kehilangan uang 10 ribu perak masih juga harus jalan sejauh 1 km….seperti peribahasa “sudah jatuh masih tertimpa tangga”

Apakah ini efek dari pemilu??ataukah libur panjang??

Posted in Sharing | No Comments »